Ketika kita mengalami kegagalan, sudah pasti kita merasakan tekanan dan kekecewaan yang menyakitkan. Malu, sedih, males ketemu orang, stress dan sakit banget, rasanya ingin teriakkkk … Mengapa aku gagal? Salah siapa aku gagal? Why? Why? Lalu kita mulai menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, menyalahkan Tuhan atau bahkan menyalahkan diri sendiri, sebagai penyebab atau kambing hitam