Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
HOME
Home » Pengalaman Pribadi » Prosedur Pengiriman Orang Meninggal dengan Pesawat Terbang / Melalui Cargo Pesawat

Prosedur Pengiriman Orang Meninggal dengan Pesawat Terbang / Melalui Cargo Pesawat

Posted at March 6th, 2016 | Categorised in Pengalaman Pribadi
prosedur pengiriman jenasah lewat pesawat udara

Selamat Jalan Mamaku Tercinta …

Pada tgl. 20 Februari 2015 pukul 10.15 wita Mama saya telah pulang ke rumah Bapa di sorga, akibat sakit kanker yang dideritanya.
Mama saya meninggal di kota Banjarmasin, sedangkan tempat asal kami di daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Karena tidak mempunyai sanak saudara di Banjarmasin, maka kami sekeluarga besar berpikir sebaiknya pemakaman mama di Jawa Timur saja, jadilah kami mengurus pemberangkatan jenasah mama dari Banjarmasin ke Juanda, Surabaya. Untuk keperluan inilah kami memerlukan informasi tentang prosedur pengiriman orang meninggal dengan pesawat terbang/cargo pesawat.

Apa Saja Surat-Surat Yang Harus Dipersiapkan Untuk Mengirimkan Orang Meninggal dengan Pesawat Terbang?

Pada prinsipnya, mengirim orang yang meninggal tidak akan diletakkan pada kursi penumpang, ataupun di ruangan penumpang, jadi pengirimannya via CARGO pesawat terbang.

Adapun surat-surat yang diperlukan adalah :

1. Surat Kematian dari Rumah Sakit,
2. Surat Keterangan dari dokter/Dinas Kesehatan bahwa penyebab kematian bukan penyakit menular (dari pengalaman kami kemarin, surat ini bisa diuruskan oleh cargo nya),
3. Surat dari Kantor Kepolisian, yang menjelaskan bahwa Almarhum tidak terlibat tindak pidana, dan dijelaskan pula penyebab kematiannya (Surat dari Kepolisian ini berfungsi sebagai Surat Jalan dalam prosedur pengiriman ini)
4. KTP orang yang meninggal
5. Tiket pesawat setidaknya 1 (satu ) orang pendamping/penanggung jawab (boleh lebih dari 1 orang yang berangkat bersama jenasah), jangan lupa penumpang juga harus membawa KTP nya
6. Surat Keterangan Formalin dari Rumah Sakit

Saat Mama meninggal kemarin, proses penyuntikan Formalin dilakukan di Rumah duka (bukan di Rumah Sakit) oleh seorang perawat yang sudah pensiun. Kebetulan kami kenal baik dengan seorang perawat yang dulunya bekerja di sebuah Rumah Sakit terkenal di Banjarmasin. Perawat ini sudah sering kali dipanggil untuk menyuntikkan formalin orang yang meninggal. Untuk surat keterangan formalin mama saya kemarin, kami dibantu oleh pihak cargo pesawat terbang, yang jelas cargo memastikan HARUS SUDAH DIFORMALIN.

Prosedur Pengiriman Orang Meninggal via Cargo Pesawat

Bagaimana prosedur pengiriman orang meninggal dengan cargo pesawat terbang? Prosedur ini kami tuliskan berdasarkan pengalaman kami sendiri saat meninggalnya mama kami tercinta. Kami sempat deg-deg an juga ketika mengurus pemberangkatan jenasah mama ke Surabaya, karena belum pernah melakukannya sekalipun, bahkan saya juga bertanya kesana kemari, belum ada teman-teman yang melakukannya. Sempat juga googling mencari info bagaimana caranya, tapi yang ada hanya syarat-syarat umum saja bukan berdasarkan pengalaman seseorang. Kekuatiran kami adalah jika ditolak di bandara ataupun biayanya terlalu mahal hiks.

Namun Puji Tuhan, akhirnya semua dapat berjalan lancar tanpa ada sedikitpun hambatan.

Sesaat setelah kami diberitahu dokter bahwa mama sudah tiada (pukul 10.15 pagi), saya segera berbagi tugas dengan adik bungsu saya. Adik mengurus pembayaran biaya Rumah Sakit tempat mama meninggal dan juga meminta surat keterangan meninggal dari Rumah Sakit tersebut. Kebetulan kantor polisi berada tak jauh dari Rumah sakit, jadi adik saya sekalian mengurus surat kepolisian.

Sementara saya mengurus pembelian peti, dan menyewa rumah duka selama 1 hari untuk tempat persemayaman hingga tiba jam keberangkatan pesawat, kemarin mama diterbangkan pukul. 18.50 wita, sedangkan meninggalnya pagi jam 10.45 wita.

Sementara saya di rumah duka, dan adik masih mengurus surat kepolisian, seorang teman baik membantu kami mendampingi mama dalam ambulance dari Rumah Sakit menuju rumah duka untuk segera dimandikan. Thanks Ibu Aay … semoga Tuhan yang membalas atas semua ketulusan dan uluran tangan yang sudah diberikan.

Setelah dimandikan, langsung di formalin oleh perawat kenalan kami. Teman-teman yang mendengar berita duka atas meninggalnya mama mulai berdatangan, kami sangat berterima kasih kepada semua teman-teman dan sodara-sodaraku, atas semua perhatian dan bantuan yang diberikan, baik berupa dukungan doa, perhatian bahkan materi. Kiranya Tuhan yang akan membalas kebaikan kalian dengan berkat berlimpah berkali lipat. Amin.

Teman-teman membantu memesankan tiket pesawat untuk kami bersebelas orang yang akan berangkat menuju Surabaya, sementara kami harus cepat pulang ke rumah untuk packing baju-baju yang harus kami pakai selama di Surabaya. Hanya tersisa waktu 1 jam untuk packing, setelah itu harus kembali ke rumah duka, untuk segera berangkat ke Airport Syamsuddin Noor.

Oh ya sebelum mama meninggal, kami sudah mencatat nomor HP petugas cargo pesawat yang kami pilih. Sejak sebulan terakhir kondisi kesehatan mama semakin ngedrop dan lemah, sementara kami sekeluarga telah sepakat bahwa jika nanti mama dipanggil Tuhan, akan dimakamkan di jawa timur saja. Jadi setelah mencari info tentang cargo pesawat kesana kemari, saya berhasil mendapat nomor HP petugas cargo dari seorang teman yang baik hati, Many thanks to Mr. Hermawan, moga Honda makin jaya terus ya Om …

Nah sejak diberitahu oleh dokter bahwa mama meninggal, saya langsung kontak dengan petugas cargo, menanyakan bisa ikut penerbangan jam berapa, dan mencocokkan surat-surat yang diperlukan. Demikian juga saat di rumah duka saya terus keep contact dengan Petugas Cargo, untuk ngepas in jam pesawat (jangan sampai ketinggalan pesawat).

Sesampainya di bandara, lokasinya bukan di bagian pemberangkatan penumpang pesawat, namun di lokasi Cargo pesawat.
Untuk peti, sebenernya bisa juga dipacking menggunakan peti kayu standard (diaturkan oleh pihak cargo, biaya peti standard sekitar 4 juta), nanti di Surabaya bisa saja membeli peti yang bagus (jika mau). Namun daripada dipindah-pindah lagi, akhirnya kami sepakat petinya beli di Banjarmasin saja, sesampainya di Surabaya tidak perlu dipindah lagi.

Mahalkah Biaya Pengiriman Orang Meninggal dengan Pesawat Terbang?

Saat mencari informasi tentang biaya pengiriman jenasah, kami sempat kuatir akan besarnya biaya yang diperlukan. Ada seorang saudara kami yang meninggal beberapa tahun yang lalu, meninggal di Jakarta lalu dikirim via pesawat terbang ke Bali, biayanya Rp 35 juta. Lalu saya juga googling mencari informasi biayanya, tapi tidak menemukan informasi biaya yang jelas. Sampai seorang teman baik memberikan no. HP petugas Cargo pesawat, akhirnya kami tahu berapa besar biaya pengiriman orang meninggal jika dikirimkan dengan pesawat terbang.

Besarnya biaya pengiriman jenasah tentu saja berbeda-beda tergantung rute perjalanannya dari mana menuju kota mana. Untuk mama saya kemarin dari Banjarmasin terbang ke Surabaya via cargo pesawat, biayanya Rp 2.500.000,- belum termasuk biaya pembelian peti mati. Untuk harga peti di Mulia Sejahtera Banjarmasin, dijual mulai Rp 6.250.000,- ke atas.

Rumah duka / jasa pelayanan kematian juga bisa membantu pengurusan surat-surat untuk pengiriman orang yang meninggal, tentu saja kita perlu membayar biaya jasa mereka.

Sesampainya di Juanda Surabaya, kami sepakat menyewa Jasa Pelayananan Kematian Bagus Jaya Abadi. Mereka yang mengurus semuanya sejak dari Juanda hingga di rumah persemayaman Adijasa, hingga pengurusan pemakaman selesai.

Kesimpulan saya melalui sharing Prosedur Pengiriman Orang Meninggal dengan Pesawat Terbang / Melalui Cargo Pesawat adalah :

1. Jangan lupa mencatat no. HP petugas Cargo Pesawat (hal ini sangat sangat penting !!!)
2. Jika ingin mengurus sendiri (tidak melalui jasa pelayanan kematian), surat-surat harus lengkap dan sesuaikan dengan permintaan petugas cargo pesawat
3. Mengurus sendiri lebih murah jika dibandingkan dengan diuruskan jasa pelayanan kematian

Demikian sharing dari saya, Semoga pengalaman ini boleh berguna untuk teman-teman yang sedang mencari informasi tentang proses pengiriman orang yang meninggal via Cargo Pesawat Terbang, termasuk prosedur, surat-surat dan juga biayanya. Karena saya sendiri sempat merasakan kebingungan saat mencari info tentang hal ini.