HOME
Home » Pengalaman Pribadi » Apa artinya LIFE BEGINS AT FORTY

Apa artinya LIFE BEGINS AT FORTY

Posted at March 26th, 2017 | Categorised in Pengalaman Pribadi

apa artinya life begins at fortyWelcome forty … thanks God untuk 40 tahun sudah menyertaiku melewati hari-hariku yang berwarna-warni. Ada hari yang bahagia, ada hari yang penuh air mata, dan ada juga hari-hari yang menegangkan serta menakutkan. Tapi semuanya sangat menyenangkan karena Tuhan selalu memberiku kekuatan dan juga memberikan jalan keluar dalam setiap masalah, asal kita selalu berdoa, berusaha dan berpasrah.

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat … dulu saya hanya tersenyum saja ketika membaca kalimat “Life begins at forty …” dan rasanya amazing sekarang, karena tiba juga giliranku memasuki kepala empat. Hahaha rasanya baru kemarin saya tersenyum membayangkan seperti apa sih usia empat puluh, dan apa istimewanya hingga keluar pernyataan Life begins at forty.

Kucoba menghitung berkat-berkat Tuhan dalam hidupku selama 40 tahun ini … wow sungguh luar biasa Tuhan, pemeliharaannya sungguh sempurna. Apakah menghitung berkat-berkat itu artinya saya sudah kaya at forty? Hmmm … kaya itu relatif Bro and Sis … kaya itu karena kita membandingkan harta kita lebih dibanding teman-teman dan lingkungan sekitar kita. Dan kita pun akan merasa belum kaya bahkan masih miskin jika kita membandingkan diri kita dengan teman atau saudara yang jauh lebih kaya dari kita. Bener nggak?

Berkat yang sudah kuterima selama 40 tahun hidupku sangat luar biasa … masa kecil yang menyenangkan, kedua orang tua yang selalu mengasihiku, memiliki suami yang baik, sabar dan setia, diberi anugerah dua orang puteri yang cantik dan hebat, memiliki keluarga besar yang rukun meskipun kami saling berjauhan, dicukupkan selalu dalam sandang, pangan dan papan, dikelilingi oleh tetangga dan teman-teman yang baik, dicukupkan selalu dalam membayar semua kewajiban, ah sungguh luar biasa augerahNya bagiku.

Memasuki kepala empat, ada banyak pengalaman manis dan pahit yang sudah kualami … dan itulah sebabnya aku sekarang bisa mengerti apa artinya Life begins at forty … versi suka-suka gue tentunya hahaha …

Apa artinya Life begins at forty?

1. Perjalanan hidup sudah setengah perjalanan (jika lancar-lancar saja dan atas seijin Tuhan tentunya), karena dikatakan umur manusia hanya 70 tahun saja, selanjutnya penuh kesukaran dan sakit penyakit (umur diatas 70 tahun adalah bonus dari Tuhan)

2. Apa yang ditabur itu yang akan dituai, saya melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang hebat, sukacita dan luar biasa, ini adalah seperti tanaman yang kita tanam sejak biji (dalam kandungan), dan sekarang sudah tumbuh besar. Meskipun mereka masih banyak kelemahan, dan masih belum tahu akan menjadi apa nantinya, namun tetap semangatlah anak-anakku, berjuang selalu, tekun, rajin dan menjadi sukses lah dalam segala hal, Tuhan menyertai kalian selalu.

3. Belajar terus sampai saatNya tiba. Apakah 40 tahun membuat kita berhenti untuk belajar? Tidak. Saya baru mulai belajar memasak tahun lalu, saya belajar untuk lebih tekun untuk menulis, belajar setia dengan pekerjaan yang ada dan lebih sabar menjalani hidup yang makin sulit ini.

4. Mata yang mulai Plus. Hahaha forty age ditandai dengan membaca tidak bisa lagi pada jarak normal 25-30 cm, setidaknya jarak 50 cm baru jelas, time for glasses wkwkwk … ya seperti inilah forty age, mata lebih dulu memberikan sign/tanda yang tidak bisa berbohong, peringatan bahwa kita mulai menua. Sudah menjadi hukum alam, saat usia kita menginjak 40 tahun, maka alarm mata plus berbunyi, menandakan kita sudah bukan muda lagi hehehe.

5. Tahap menjadi Sahabat bagi Anak-anakku. Saya sangat bersyukur jika anak-anak bisa sangat terbuka dan percaya menceritakan segala hal kepadaku, dibandingkan kepada teman-temannya, semoga saja Ibu bisa menjadi sahabat sejatimu sampai kapanpun, Anak2ku.

6. Merencanakan Pensiun. Masih forty kok sudah mau pensiun? Hahaha … jika dulu setelah menikah saya dan suami merencanakan bagaimana caranya membeli rumah, kendaraan, dan menyekolahkan anak-anak di sekolah terbaik, sekarang tiba waktunya kami mulai merencanakan seperti apa pensiun nanti … mumpung mimpi itu gratis hehehe … kata orang jika ingin mempunyai visi yang besar harus bermimpi dulu lho … bener nggak?

7. Belajar untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan, dan mengurangi kebiasaan mengeluh dan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Tidak ada orang yang suka jika dibanding-bandingkan, oleh sebab itu janganlah kita membandingkan diri kita dengan orang lain, kekayaan suami kita dengan kekayaan orang lain, ataupun membandingkan anak-anak kita dengan anak orang lain, ataupun membandingkan tas kita lebih bermerk dibandingkan tas teman kita. Bersyukur senantiasa adalah hal yang harus dilakukan dan menjadi kebiasaan kita … tidak apalah jika dimulai saat usia kepala empat.

8. Lebih bersabar menunggu waktu Tuhan. Belajar untuk mengerti kehendakNya dan menunggu waktunya Tuhan dibandingkan waktu saya. Dalam beberapa rencana, kita gagal = belum bisa terwujud apa yang menjadi cita-cita kita, ini artinya saya perlu lebih sabar menunggu kapan Tuhan turun tangan mewujudkannya. Saya harus belajar mempercayai, bahwa Tuhan memberikan semua yang terbaik pada waktuNya.

Jadi kesimpulannya apa bedanya Forty dengan usia sebelum dan sesudahnya?

Forty adalah usia kita lebih tua dan matang, sudah cukup banyak kita merasakan asam garam kehidupan ini. Karena itu jadilah bijak. Jangan sampai kita disebut bocah tua nakal karena kurangnya kebijaksanaan. Pada tahap ini kehidupan mulai berbalik, jika sebelumnya kita sebagai orangtua sering marah atau mengomel untuk memperbaiki karakter anak-anak, sekarang mulai berbalik, anak-anak mulai menilai, mengoreksi ataupun mengkritik kita sebagai orangtua (jika kita kurang bijaksana). Karena itu mari kita yang sudah join dalam forty members … kita harus lebih bijaksana dibandingkan usia sebelumnya.

Welcome forty … Let’s begin with a new life … God, please guide me in every ways … Thanks God for my Happy forty life …