Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
HOME
Home » Menjadi Orang Sukses » Apa yang harus dilakukan ketika Saya gagal? Bagaimana caranya keluar dari Kegagalan?

Apa yang harus dilakukan ketika Saya gagal? Bagaimana caranya keluar dari Kegagalan?

Posted at February 24th, 2017 | Categorised in Menjadi Orang Sukses

apa yang harus saya lakukan ketika gagalKetika kita mengalami kegagalan, sudah pasti kita merasakan tekanan dan kekecewaan yang menyakitkan. Malu, sedih, males ketemu orang, stress dan sakit banget, rasanya ingin teriakkkk … Mengapa aku gagal? Salah siapa aku gagal? Why? Why?

Lalu kita mulai menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, menyalahkan Tuhan atau bahkan menyalahkan diri sendiri, sebagai penyebab atau kambing hitam dari sebuah kegagalan. Lalu kita akan merasa sendirian, malu, dan hilang kepercayaan diri. Susah untuk bisa memulai kesuksesan kembali.

Mengalami kegagalan dalam hidup, bukanlah hal yang mengejutkan. Gagal adalah hal yang wajar Saudaraku … What? Iya beneran … Gagal adalah hal yang biasa. Karena hampir semua orang pernah mengalami kegagalan, bukan Anda saja lho … ada banyak orang yang mengalaminya juga, saya pun pernah. Tokoh sukses pendiri Honda bernama Soichiro Honda mengatakan : “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi mereka tidak melihat 99% kegagalan saya.”

Jika hari ini Anda masuk dalam contoh orang-orang yang gagal, jangan menyerah Saudaraku, karena gagal hanyalah sebuah warna dalam kehidupan kita yang berwarna-warni. Masih belum percaya jika gagal adalah hal biasa?

Coba perhatikan orang-orang sukses di sekeliling kita, mereka pun pasti pernah mengalami kegagalan. Masak sih? Sudah pasti betul 100 persen. Karena seringkali kita hanya melihat kesuksesan mereka saja (hasilnya saja) tanpa pernah mengetahui proses perjalanan panjang mereka dalam mencapai kesuksesan itu. Selama kita masih bernafas di dunia ini, gagal adalah sebuah pengalaman pahit yang akan mendewasakan hidup kita.

Lalu jika kegagalan sedang menghampiri kita, apa yang harus dilakukan?

1. Yakinkan diri sendiri yang saat ini sedang terpuruk, bahwa GAGAL ADALAH HAL BIASA. Pola pikir yang positif adalah sebuah senjata ampuh untuk memberi kita kekuatan baru dalam membangun kepercayaan diri kita yang telah hilang.

2. Renungkan dan Koreksi Diri Sendiri. Selalu ada hikmah dan nilai yang dapat kita petik dalam setiap kegagalan. Mari kita merenungkan setiap peristiwa kegagalan ini, langkah yang mana yang salah? Mengapa salah? Salah akibat kelalaian kita sendiri atau bukan? Mungkin karena kita terlalu percaya pada orang lain? Jika kita yang salah, maka bangkitlah dan segera sukses, karena Anda sudah mengerti penyebab kegagalan itu. Merenungkan dan evaluasi di saat gagal, akan membuat kita mengerti bahwa Tuhan sedang menguji dan membentuk kita, untuk menjadi alat yang indah. Bagaimana jika bukan kesalahan saya? Percayalah dan yakinlah selalu ada hikmah dalam setiap kegagalan, jika saat ini Anda merenungkan dan belum menemukan jawabannya, maka bersabarlah dan tetap semangat, suatu waktu Anda akan mendapat jawabannya mengapa harus mengalami kegagalan. Rencana Tuhan indah pada waktuNya.

3. Jangan Menyerah. Seperti halnya prajurit yang kalah dalam perang, maka kita sebagai jendral yang memimpin peperangan, haruslah mempelajari kekalahan tersebut, untuk dapat menyusun strategi perang yang baru. Jangan menyerah Saudaraku, hari ini mungkin Anda gagal … tapi dengan kegagalan ini seumpama Anda mundur tiga langkah dibanding orang lain, namun sebentar lagi Anda dapat melompat lebih tinggi dan lebih cepat mengalahkan mereka semua. Apa mungkin demikian? PASTI BISA JIKA ANDA TIDAK MENYERAH.

4. Teruslah Mencoba. Jangan berhenti berusaha dan mencoba hal-hal baru. Sekalipun kita telah berusaha berulang-ulang dan gagal terus? Anda tidak akan pernah tahu kapan waktunya sukses jika berhenti berusaha dan terus menerus merasa menjadi orang yang gagal. Lihatlah Thomas Alfa Edison, ribuan eksperimennya gagal dalam membuat bola lampu. Jika Edison berhenti berusaha dan merasa eksperimen bola lampu telah gagal, maka kita tidak dapat menikmati hasil kesuksesan Edison hingga saat ini bukan? Karena Edison adalah orang yang tekun, ketika mengalami kegagalan, dia terus mencoba hal-hal baru dalam eksperimennya, dan Edison selalu fokus pada visi yang besar, hingga akhirnya setelah melakukan lebih dari 10.000 percobaan, dia berhasil membuat sebuah bola lampu pijar yang dapat kita rasakan manfaatnya sampai hari ini. Bayangkan jika Edison berhenti mencoba pada eksperimen ke 9000, mungkin saja nama orang lain yang akan dicatat dalam sejarah penemu bola lampu.

Karena itu jangan terlarut dalam kesedihan, berhentilah mengasihani diri sebagai orang yang gagal. Apa yang harus dilakukan jika saat ini mengalami kegagalan, sangat menentukan kapan datangnya kesuksesan. Sukses pasti datang untuk Anda dan saya yang selalu berusaha dengan tekun dan sungguh-sungguh meskipun kegagalan menghalanginya.

Bahkan Thomas Alfa Edison yang telah berulang kali gagal dalam percobaannya membuat bola lampu, mengatakan hal positif seperti di bawah ini :

“Saya bukan gagal 10.000 kali. Saya tidak gagal satu kali pun. Saya berhasil membuktikan bahwa ada 10.000 cara yang keliru. Ketika saya telah mengetahui cara-cara yang keliru, akhirnya saya akan menemukan sebuah cara yang benar.”

Edison selalu memiliki pikiran positif, sekalipun mengalami kegagalan berulang-ulang. Selain itu Edison juga tidak pernah berhenti berusaha, dia mencoba dan mencoba lagi, hingga mendapatkan kesuksesannya.

Ilustrasi di bawah ini sangat bagus dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, semoga bermanfaat untuk Anda :

Pernah dengar tanaman bambu cina? Bambu cina adalah tanaman golongan keluarga rumput-rumputan tapi memiliki ukuran pohon paling besar di kelasnya.

Tapi tahukah Anda? Tanaman bambu cina tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 6-7 tahun pertama, mungkin hanya tumbuh beberapa puluh cm saja. Namun setelah waktu tersebut, pertumbuhan pohon bambu cina tidak dapat dibendung, ia tumbuh begitu cepatnya dan ukurannya bukan lagi cm melainkan meter.

Sebetulnya apa yang terjadi pada pohon bambu cina tersebut? Selama 6-7 tahun pertama, ia bukannya tidak mengalami pertumbuhan, hanya saja kita memang tidak melihat pertumbuhannya dengan kasat mata. Fokus pertumbuhan pohon bambu cina pada waktu tersebut adalah pada akarnya, bukan pada batang. Pohon bambu cina sedang menyiapkan pondasi yang kuat agar ia bisa menopang ketinggiannya yang berpuluh-puluh meter.

Bayangkan apa yang terjadi jika pohon bambu cina tidak mempunyai akar yang cukup kuat untuk menopang ketinggiannya? Sedikit tiupan angin saja akan membuatnya tumbang.

Jika anda seringkali mengalami kegagalan dan merasa jauh sekali dari kesuksesan yang anda impikan, bukan berarti anda tidak mengalami perkembangan. Justru anda sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri anda. Mental anda sedang ditempa dan dipersiapkan menuju kesuksesan anda. Sama halnya dengan tanaman bambu cina tersebut.

Jika anda hanya mengharapkan sebuah hasil yang instan, apapun itu, nasib anda akan seperti pohon bambu yang tidak memiliki akar yang kuat. Sedikit goncangan saja, anda akan jatuh begitu kerasnya.

Jangan pernah menyerah pada kegagalan, karena gagal itu hanyalah sukses yang tertunda, tetaplah semangat!